hitekno.com - Sebelum Nokia, ada beberapa produsen ponsel yang lebih tua yang telah ada sejak awal abad ke-20, meskipun definisi ponsel di era tersebut berbeda dengan yang kita kenal saat ini.
Pada era 1940-an hingga 1960-an, beberapa perusahaan seperti Bell Labs, Ericsson, dan Motorola memproduksi ponsel analog yang pertama kali digunakan oleh pemerintah dan militer.
Pada tahun 1973, Martin Cooper dari Motorola memperkenalkan ponsel komersial pertama, meskipun masih sangat mahal dan berat.
Kemudian, di tahun 1983, AMPS (Advanced Mobile Phone System) diluncurkan oleh Ameritech dan Bell Labs, yang menjadi dasar untuk teknologi seluler modern.
Namun, Nokia memang dikenal sebagai salah satu produsen ponsel yang lebih tua dan sukses di industri seluler modern.
Perusahaan Finlandia ini mulai memproduksi telepon genggam pada tahun 1982, tetapi hanya digunakan oleh operator jaringan seperti Nordic Mobile Telephone (NMT).
Nokia kemudian merilis model ponsel pertama yang dirancang untuk konsumen pada tahun 1992, yaitu Nokia 1011.
Pada tahun 1990-an, Nokia menjadi produsen ponsel terbesar di dunia, dengan pangsa pasar yang dominan di banyak negara.
Namun, dengan munculnya pesaing baru seperti Apple dan Samsung, Nokia mulai kehilangan dominasinya pada awal abad ke-21 dan kemudian diakuisisi oleh Microsoft pada tahun 2014 sebelum akhirnya dibeli oleh HMD Global pada tahun 2016.
Terpopuler
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Indonesia Terancam Kehilangan Pengetahuan yang Selama Ratusan Tahun Menjaga Alam
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
5 TWS Bluetooth Terbaik, Awet, dan Harga Terjangkau!