Tech.hitekno.com - Upaya Amerika Serikat untuk membuat industri semikonduktor dan teknologi chip China kesulitan telah memasuki fase baru. Negara tetangga dari Meksiko ini menekan sekutunya untuk bergabung dengan perjuangannya.
Dilansir dari The Register, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida berbicara dengan duta besar AS Rahm Emanuel, di mana Rahm menekankan pentingnya front terpadu yang membatasi ekspor semikonduktor ke China.
Pembicaraan itu terjadi beberapa hari sebelum Presiden Joe Biden dijadwalkan bertemu dengan Kishida selama KTT.
Baca Juga:
Xiaomi Siap Umumkan HP Flagship di Pasar Global Melalui MWC 2023
Meskipun tidak ada pemain sebesar dulu, Jepang tetap menjadi produsen utama memori NAND dan sensor gambar CMOS.
Saat ini keterlibatan Jepang dalam industri semikonduktor sebagian besar berkisar pada peralatan dan bahan yang digunakan untuk membuat keripik, demikian menurut Administrasi Perdagangan Internasional.
AS mungkin menjadi sumber utama kekayaan intelektual dan paten semikonduktor, tetapi sebagian besar manufaktur chip tetap berpusat di Asia Pasifik.
Baca Juga:
Spesifikasi Chromebook IdeaPad Flex 3i: Laptop 2-in-1 Ringan dengan Kamera HD
Dengan demikian, setiap upaya AS untuk memutus industri semikonduktor China akan membutuhkan dukungan dari sekutunya.
Selain Jepang, duta besar juga dilaporkan menyoroti pentingnya Korea Selatan yang memproduksi peralatan pembuatan chip yang digunakan dalam manufaktur terdepan.
Sejak disahkannya Undang-Undang Chip dan Sains AS senilai $280 miliar musim panas ini, pemerintahan Biden telah meningkatkan upayanya untuk membungkam industri semikonduktor China.
Baca Juga:
Laba Samsung Merosot hingga Pecah Rekor, Ini Sebabnya
China mungkin merupakan ekonomi global terbesar kedua di belakang AS, tetapi industri semikonduktor domestiknya telah tertinggal dari Korea Selatan, Taiwan, dan AS.
Saat ini, China memiliki kemampuan untuk memproduksi chip sekecil 7nm. Sebagai perbandingan TSMC telah memulai produksi massal 3nm dan Samsung tidak jauh di belakang.
Salah satu hambatan yang dihadapi China adalah akses ke mesin litografi ultraviolet ekstrem khusus yang digunakan untuk memproduksi komponen 7nm dan lebih kecil.
Musim gugur lalu, Departemen Perdagangan AS melarang vendor peralatan LAM research, KLA Corp, dan Applied Materials mengekspor barang-barang mereka ke pembuat chip China tanpa lisensi eksplisit.
Berita Terkait
-
Honor Resmi Comeback ke Indonesia: Rilis 30 Produk dan Buka 10 Toko
-
MediaTek Dimensity 8400 Meluncur, Bawa "All Big Core" dan Peningkatan AI yang Signifikan
-
Karakteristik Semikonduktor Berkelanjutan: Daya Rendah, Keandalan Tinggi, Kerapatan Daya, dan Keamanan
-
MediaTekDimensity 9300+ Resmi Dikenalkan, Tawarkan Peningkatan Performa Pemrosesan AI Generatif
-
MediaTek Kembangkan Chip dengan Proses 3nm TSMC, Siap Produksi Massal 2024
-
7 Makanan Jepang di Anime Suzume no Tojimari
-
Benarkah Android Lebih Ribet Dibanding iOS? Riset Menunjukkan Sebaliknya
-
5 Cara Bilang I Love You Pakai Bahasa Jepang, Cocok untuk Nembak Gebetan
-
Lagi Merebak di AS, Narkoba Zombie Ini Bikin Busuk Jaringan
-
5 Artis Indonesia yang Ternyata Wibu, Nomor 4 Banyak yang Nggak Percaya
Terpopuler
-
Review Vivo V40 Lite 4G: Paket Lengkap untuk Semua Kebutuhan
-
Review WD My Passport 6TB: Hardisk Eksternal Ideal untuk Penyimpanan Data Besar
-
Review Xiaomi 13T, Kolaborasi Leica Bukan Sekadar Gimmick
-
Review Realme 11, Akhirnya NFC dan Memori Besar di Kelasnya
-
Review POCO F6: Performa Gahar, Fitur Lengkap, Benarkah Flagship Killer?
Terkini
-
Tukang Tato Oles Kotoran ke Wajah Ceweknya, Gegara Sudah Bayari Kos Malah Dipakai Pacar Selingkuh
-
Geger Oknum Santriwati Ponpes Al Zaytun Disebut Tuding Ibunya Najis!
-
Astaga! Ini Alasan Tukang Tato Balur Wajah Pacar dengan Kotorannya
-
Tukang Tato di Jaksel Oles Wajah Pacar dengan Kotorannya, Dipaksa Makan Tinja Manusia Juga
-
Instagram Kini Perkenankan Penggunanya untuk Unduh Video Reels
-
Cara Edit Foto Cewek Korea Pakai AI yang Viral dan Jadi Tren Sekarang
-
Apa Arti Roleplay RP yang Viral di TikTok?
-
5 Tips Memilih Ponsel untuk Ojol
-
Apa Itu Flow AMOLED yang Ada di POCO F5?