hitekno.com - WhatsApp memiliki lebih dari dua miliar pengguna aktif bulanan, menjadikannya salah satu aplikasi perpesanan paling populer di seluruh dunia. Ini digunakan untuk mengirim lebih dari sekadar pesan.
Orang-orang juga menggunakannya untuk berbagi foto, video, dan, yang paling penting, meme dan masih banyak lagi.
Untuk membantu meminimalkan beban server dan menghemat ruang di ponsel Anda, WhatsApp mengompresi semua foto yang dibagikan melaluinya.
Masalahnya adalah bahwa resolusi gambar yang dibagikan sangat berkurang, membatasi kegunaannya. Ini bisa segera berubah di masa depan jika rilis terbaru WhatsApp beta untuk Android adalah sesuatu yang harus dilalui.
Dilansir dari Android Police, melaporkan bahwa WhatsApp sedang berupaya memungkinkan berbagi foto dalam kualitas aslinya tanpa kompresi apa pun. Publikasi tersebut melihat fitur tersebut dalam pengujian dalam versi beta WhatsApp untuk Android 2.23.2.11.
Saat berbagi gambar, ikon pengaturan baru di header alat menggambar akan memungkinkan Anda untuk mengubah kualitas gambar ke aslinya sebelum dikirim. Opsi baru tidak mungkin tersedia untuk video.
Pada pertengahan 2021, WhatsApp mengubah opsi berbagi gambarnya dan menambahkan opsi Otomatis, Penghemat data, dan Kualitas terbaik. Perbedaan resolusi antara kedua mode itu minimal.
Foto yang dibagikan dalam kualitas Penghemat data dikirim sebagai gambar 0.9MP, sedangkan dalam kualitas Terbaik, mereka dikirim pada resolusi 1.4MP. Di zaman sekarang ini, gambar beresolusi rendah seperti itu penggunaannya terbatas.
Kemampuan untuk berbagi foto dalam kualitas aslinya di WhatsApp sudah lama tertunda dan akan menjadi tambahan yang disambut baik.
Telegram, salah satu pesaing utama WhatsApp, mengompresi gambar secara default, tetapi menyediakan opsi untuk berbagi gambar dalam kualitas aslinya.
Saat ini, belum ada kejelasan kapan WhatsApp berencana memperkenalkan fitur ini kepada publik. Tampaknya masih dalam pengembangan dan harus muncul di saluran beta sebelum menuju ke semua orang.
Terpopuler
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Indonesia Terancam Kehilangan Pengetahuan yang Selama Ratusan Tahun Menjaga Alam
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
5 TWS Bluetooth Terbaik, Awet, dan Harga Terjangkau!
Terkini
-
Instagram Kini Perkenankan Penggunanya untuk Unduh Video Reels
-
Cara Edit Foto Cewek Korea Pakai AI yang Viral dan Jadi Tren Sekarang
-
Apa Arti Roleplay RP yang Viral di TikTok?
-
Ukuran Browser Chrome di Ponsel Makin Bengkak dan Bikin Memori Penuh? Coba Dulu Tips Berikut
-
Siapa Richard Theodore? Ini Profil dan Biodata TikToker Tuduh Pemilik Warung NTT Pembohong