Tech.hitekno.com - Sejumlah perusahaan teknologi telah mengumumkan PHK besar-besaran ke kiri dan ke kanan sebagai tanda bahwa perjuangan ekonomi tidak membaik.
Dilansir dari Android Central, yang terbaru untuk memangkas tenaga kerjanya adalah Spotify, yang mengumumkan minggu ini bahwa mereka mengurangi basis karyawannya sekitar 6%.
CEO Spotify, Daniel Ek, menulis dalam sebuah memo di situs web perusahaan bahwa Spotify perlu menjadi lebih efisien karena kecepatannya saat ini telah terbukti tidak berkelanjutan dalam iklim ekonomi saat ini.
Ek mengatakan dia mengambil "pertanggungjawaban penuh atas langkah yang membawa kami ke sini hari ini," menyatakan bahwa dia "terlalu ambisius dalam berinvestasi di depan pertumbuhan pendapatan kami."
Spotify mempekerjakan hampir 10.000 pekerja, yang berarti pengurangan itu akan membuat sekitar 600 karyawan kena PHK.
Ek mengatakan bahwa percakapan empat mata akan terjadi dengan karyawan yang terkena dampak dan bahwa mereka dapat mengharapkan tunjangan seperti rata-rata lima bulan uang pesangon, perawatan kesehatan, dukungan imigrasi, dan banyak lagi.
"Dan sementara saya percaya keputusan ini tepat untuk Spotify, saya mengerti bahwa dengan fokus historis kami pada pertumbuhan, banyak dari Anda akan melihat ini sebagai pergeseran dalam budaya kami," tulis Ek.
"Tetapi ketika kami berkembang dan tumbuh sebagai bisnis, begitu juga cara kami bekerja sambil tetap setia pada nilai-nilai inti kami."
Akibatnya, Spotify juga merestrukturisasi bisnisnya dengan cara yang dapat membantu menjalankan sesuatu dengan lebih efisien.
Pengumuman Spotify mengikuti serangkaian PHK dari perusahaan besar seperti Google, Microsoft, Amazon, Meta, dan banyak lagi.
Baca Juga:
Memonopoli Iklan Digital, Google Digugat di Amerika Serikat
Masing-masing perusahaan ini telah mengumumkan PHK sekitar 10.000 karyawan atau lebih, dengan jumlah Amazon mencapai hampir 20.000.
Berita Terkait
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
usmile Bawa Terobosan Teknologi Pemutih Gigi Berbasis Enzim ke Indonesia, Klaim Lebih Aman untuk Enamel
-
Cara Membuat Makalah di HP dengan Word dan Google Docs: Praktis, Cepat, dan Anti Ribet!
-
Perbedaan Google Gemini dan ChatGPT yang Wajib Diketahui Sebelum Menggunakan AI
-
Cara Membuat ID Card di Word, Mudah Banget!
-
Cara Memasukkan Foto ke Excel, Mahasiswa dan Pekerja Harus Tahu
-
9 Cara Menggunakan Data Validation di Excel Agar Tabel Lebih Rapi dan Akurat
-
HP Xiaomi Masa Depan Bakal Dilengkapi Sidik Jari Layar Penuh dan Teknologi LTPO Canggih
-
5 Cara Menghapus Riwayat Google Maps dengan Mudah, Riwayat Rumah dan Kantor Bisa Terhapus
-
Update Harga Langganan Spotify Indonesia 2025, Paket Lite hingga Platinum, Mana Paling Worth It?
Terpopuler
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026
Terkini
-
5 Tips Memilih Action Cam untuk Bikin Vlog
-
Tukang Tato Oles Kotoran ke Wajah Ceweknya, Gegara Sudah Bayari Kos Malah Dipakai Pacar Selingkuh
-
Geger Oknum Santriwati Ponpes Al Zaytun Disebut Tuding Ibunya Najis!
-
Astaga! Ini Alasan Tukang Tato Balur Wajah Pacar dengan Kotorannya
-
Tukang Tato di Jaksel Oles Wajah Pacar dengan Kotorannya, Dipaksa Makan Tinja Manusia Juga
-
Instagram Kini Perkenankan Penggunanya untuk Unduh Video Reels
-
Cara Edit Foto Cewek Korea Pakai AI yang Viral dan Jadi Tren Sekarang
-
Apa Arti Roleplay RP yang Viral di TikTok?
-
5 Tips Memilih Ponsel untuk Ojol