Tech.hitekno.com - Xiaomi telah meminta 1 Juta Yuan (IDR 2,214,357,958.51) dari Beijing Molding Technology Co. Ltd sebagai kompensasi dan penalti karena membocorkan desain Mobil Listrik perusahaan yang belum diluncurkan.
Dilansir dari Gizmochina, Beijing Molding Technology secara tidak sengaja membocorkan desain bumper depan dan belakang Mobil Listrik Xiaomi MS11 yang belum dirilis. Perusahaan mengatakan bahwa draf tersebut dibocorkan oleh sub-vendor, dan tidak bertanggung jawab langsung atas insiden tersebut.
Namun, menurut perjanjian kerahasiaan yang ditandatangani antara Beijing Molding Technology dan Xiaomi Auto, yang pertama akan bertanggung jawab atas insiden tersebut. Beijing harus membayar denda besar sebesar 1 Juta Yuan kepada Xiaomi karena pelanggaran kontrak dan memperketat langkah-langkah keamanan dengan operasi hilirnya.
CEO Lei Jun mengatakan bahwa Xiaomi tidak menoleransi kebocoran dan berharap semua mitra dan pemasok akan mematuhi Perjanjian Kerahasiaan. Denda yang besar dan kuat adalah pelajaran bagi semua mitra bahwa Xiaomi tidak akan menerima atau mengizinkan insiden semacam itu dan akan berurusan secara ketat dengan defaulter.
Selain denda, Xiaomi telah meminta Beijing Molding Technology untuk juga mengajukan rencana perbaikan terperinci yang dapat meningkatkan dan meningkatkan langkah-langkah keamanan yang ada.
Media sosial China heboh pekan lalu ketika gambar EV Xiaomi yang akan datang bocor. Bocoran menunjukkan gambar ramping dan canggih dari Sedan sporty yang diberi nama MS11.
EV telah terlihat beberapa kali di China dengan CEO Lei Jun di belakang kemudi menguji coba mobil. Namun, semua test drive dilakukan secara rahasia dengan sangat rahasia.
Pada Maret 2021, Xiaomi mengumumkan bahwa mereka akan bergabung dengan sektor EV dan berencana untuk menginvestasikan $10 miliar selama 10 tahun ke depan. Pada Agustus 2021, ia mengakuisisi perusahaan mengemudi otonom Deepmotions seharga $77 juta.
Tahun lalu CEO Lei Jun mengatakan bahwa mengemudi otonom adalah masa depan EV dan Xiaomi berencana untuk mengembangkan teknologi self-driving-nya sendiri. Perusahaan memperluas tim R&D-nya pada tahun 2022 dan siap untuk memproduksi mobilnya secara massal pada tahun 2024.
Baca Juga:
Xiaomi Luncurkan Laptop Tipis Cantik, Usung CPU Snapdragon
Berita Terkait
-
Region HyperOS Terbaik: Mana ROM Global Xiaomi yang Paling Layak Dipilih?
-
Cara Meningkatkan Performa Benchmark di HP Xiaomi
-
Cara Mendapatkan HyperOS 3 Beta di HP Xiaomi
-
Evolusi MIUI ke HyperOS: Fitur Unggulan yang Membentuk Ekosistem Xiaomi hingga 2025
-
Adu POCO X7 Pro vs Redmi Note 14 Pro vs POCO F6, Mana HP Rp4 Jutaan yang Paling Unggul?
-
Rekomendasi HP Xiaomi Rp 4 Jutaan Terbaru November 2025, Pilihan Terbaik Buat Upgrade
-
Duel Sengit Tablet Rp1 Jutaan Xiaomi vs HONOR, Baterai Jumbo Tahan Seharian
-
Honor Magic 8 Mini Ancam Xiaomi 17, Hadir dengan Bodi Compact dan Spesifikasi Unggul
-
Pilih Oppo Reno 15 Pro atau Xiaomi 14T? Ini Perbandingan Layar, Kamera, Chipset, dan Baterainya!
-
Harga Memori Melejit Bisa Ancam Biaya Produksi Xiaomi di 2026
Terpopuler
-
Rekaman Buram jadi Jernih Menggunakan AI Peningkat Video dari Pippit
-
10 Penerjemah Video Berbasis AI Terbaik Tahun 2026
-
Fujifilm Rilis instax WIDE 400 JET BLACK Warna Hitam Matte yang Elegan
-
Intip Spesifikasi dan Harga instax mini 13 Kamera Instan Analog Terbaru
-
Estimasi Biaya Bangun Rumah 9x12 Terbaru, Begini Gambarannya
Terkini
-
5 Tips Memilih Action Cam untuk Bikin Vlog
-
Tukang Tato Oles Kotoran ke Wajah Ceweknya, Gegara Sudah Bayari Kos Malah Dipakai Pacar Selingkuh
-
Geger Oknum Santriwati Ponpes Al Zaytun Disebut Tuding Ibunya Najis!
-
Astaga! Ini Alasan Tukang Tato Balur Wajah Pacar dengan Kotorannya
-
Tukang Tato di Jaksel Oles Wajah Pacar dengan Kotorannya, Dipaksa Makan Tinja Manusia Juga
-
Instagram Kini Perkenankan Penggunanya untuk Unduh Video Reels
-
Cara Edit Foto Cewek Korea Pakai AI yang Viral dan Jadi Tren Sekarang
-
Apa Arti Roleplay RP yang Viral di TikTok?
-
5 Tips Memilih Ponsel untuk Ojol