Agung Pratnyawan
Jokowi bertemu Elon Musk di pabrik SpaceX Boca Chica, Amerika Serikat, Sabtu, 14 Mei 2022. (Instagram/ Sekretariat Kabinet)

Tech.hitekno.com - Sebuah kejutan dilakukan Tesla dengan mengajukan izin untuk resmi masuk ke Malaysia. Perusahaan yang dipimpin Elon Musk ini bakal membangun kantornya di Malaysia bukan di Indonesia.

Sebagai diketahui sebelumnya, Indonesia sempat intens mendekati Elon Musk terkait Tesla. Juga membujuk agar perusahaan mobil listrik itu membangun pabrik di Indonesia.

Di tengah komunikasi antara Indonesia dengan Elon Musk ini, Tesla malah diketahui akan lebih dulu masuk Malaysia.

Baca Juga:
Bukan Indonesia, Tesla Malah Bangun Kantor di Malaysia

Namun kabar ini bukan hadir langsung dari Tesla maupun Elon Musk, melainkan dari pengumuman Kementerian Perdagangan Malaysia belum lama ini.

Seperti dikutip tim HiTekno.com dari Reuters, Malaysia mengumumkan kalau Tesla akan membuka kantor mereka di negara tersebut.

Pemerintah Malaysia telah menyetujui pengajuan izin impor kendaraan listrik Tesla secara resmi ke Malaysia.

Baca Juga:
Gara-Gara Fitur Autopilot, Tesla Digugat Pemegang Sahamnya

Kementerian Perdagangan Malaysia juga sudah menyampaikan kalau perusahaan Elon Musk itu akan membangun showroom dan service center mobil listrik.

Kehadiran Tesla di Malaysia diharapkan kementerian bisa menciptakan lapangan kerja dan mendorong partisipasi perusahaan lokal dalam ekosistem Tesla.

Namun sayangnya Kementerian Perdagangan Malaysia tidak mengungkap kapan kantor perusahaan kendaraan listrik itu resmi buka.

Baca Juga:
Fitur Autopilot Rawan Picu Kecelakaan, Tesla Lakukan Recall ke 350.000 Kendaraan

Sampai sejauh ini Elon Musk juga belum buka suara soal hadirnya Tesla ke Malaysia.

Tidak diketahui juga apakah Tesla akan membangun pabrik mobil listrik mereka di Malaysia atau hanya import.

Komunikasi Indonesia dan Tesla

Baca Juga:
Persaingan Makin Ketat, Tesla Disinyalir Siapkan Mobil Listrik Murah

Jokowi bertemu Elon Musk di pabrik SpaceX Boca Chica, Amerika Serikat, Sabtu, 14 Mei 2022. (Instagram/ Sekretariat Kabinet)

Sebelumnya Indonesia sudah melakukan pendekatan lebih dulu ke Tesla. Bahkan sempat merayu Elon Musk untuk membangun pabrik baterai dan mobil listrik di Indonesia sejak 2020.

Bahkan Presiden Jokowi sempat melakukan pertemuan langsung dengan Elon Musk selaku petinggi Tesla di fasilitas SpaceX tahun lalu.

Negosiasi Indonesia dengan Tesla sejauh ini masih saja berjalan dan belum ada informasi kesepakatan kedua belah pihak.

Tak hanya Presiden Jokowi, Luhut Binsar Panjaitan juga sempat bertemu dengan Elon Musk beberapa waktu lalu.

Posisi Indonesia sebenarnya punya daya tawar yang cukup kuat kepada Tesla, yakni pada cadangan Nikel di dalam negeri.

Nikel sendiri diketahui sebagai salah satu bahan baku penting dalam produksi bateri. Termasuk bateri untuk kendaraan listrik yang digunakan Tesla.

Dalam rangka memaksimalkan pendapatan dari Nikel, Indonesia menginginkan Tesla untuk membuka pabrik baterai atau bahkan pabrik mobil listrik di Tanah Air.

Di tengah tidak ada kabar kelanjutan investasi Tesla di Indonesia, pabrikan mobil listrik ini memutuskan untuk hadir ke Malaysia.