Media Barat Mengklaim TikTok Punya Fitur untuk Bikin Konten Jadi Viral secara Instan

Fitur ini bisa datangkan keuntungan buat perusahaan, sekaligus memantik tudingan tak mengenakkan dari media barat. Kok bisa?

Cesar Uji Tawakal
Selasa, 24 Januari 2023 | 17:32 WIB
Media Barat Mengklaim TikTok Punya Fitur untuk Bikin Konten Jadi Viral secara Instan

Media Barat Mengklaim TikTok Punya Fitur untuk Bikin Konten Jadi Viral secara Instan

hitekno.com - Aplikasi sharing video asal China, TikTok, disebut-sebut memiliki tombol "pemanas" yang memungkinkannya mempromosikan jenis konten tertentu ke umpan pengguna.

Dilansir dari Android Headlines, ini menjadi kali kesekian buat TikTok untuk memantik kontroversi.

Aplikasi itu sudah dituduh memata-matai jurnalis yang berbasis di AS untuk menemukan karyawan yang membocorkan berita perusahaan ke media.

Dalam kasus baru-baru ini, media barat mengklaim bahwa TikTok dapat mendorong konten tidak mendidik di feed pengguna daerah tertentu.

Ilustrasi TikTok. (Pixabay)

Sesuai dokumen internal TikTok, "Fitur 'pemanas' mengacu pada peningkatan video ke feeds For You melalui intervensi operasi untuk mencapai jumlah penayangan video tertentu."

Sumber mengatakan kepada outlet bahwa TikTok menggunakan fitur ini untuk menarik influencer dan brand, meyakinkan mereka untuk kemitraan potensial.

Selain itu, perusahaan diduga menggunakannya untuk mendiversifikasi kontennya.

Bagaimanapun, ini merupakan jalan pintas untuk menjadi viral di TikTok jika Anda membayarnya, dan itu tidak ada hubungannya dengan kualitas konten Anda.

Dari perspektif bisnis, tombol "pemanas" TikTok sangat penting bagi perusahaan karena bisa menghasilkan uang tunai.

Ilustrasi TikTok. (Pixabay/konkarampelas)

Namun, fitur ini dapat digunakan untuk mempromosikan agenda khusus dan mempengaruhi opini publik atas topik tertentu.

Baca Juga: Cara Mengatur Spasi Antar Teks di Microsoft Word

Menanggapi tuduhan tersebut, juru bicara TikTok mengatakan, "Kami mempromosikan beberapa video untuk membantu mendiversifikasi pengalaman konten dan memperkenalkan selebriti dan pembuat konten baru ke komunitas TikTok."

Perusahaan juga menolak untuk mengklarifikasi apakah karyawannya yang berbasis di China pernah menggunakan fitur tersebut atau apakah pernah memanaskan konten yang mendukung pemerintah China.

×
Zoomed
TERKINI

Ukuran Chrome di ponsel Anda makin bengkak dari waktu ke waktu? Simak dulu tips berikut agar ukuran tak lekas mekar....

aplikasi | 15:55 WIB

Siapa Richard Theodore? Ini Profil dan Biodata TikToker Tuduh Pemilik Warung NTT Pembohong...

aplikasi | 13:11 WIB

Pep Guardiola Terpesona dengan Talenta Pemain Indonesia Ini, Ngotot Segera Rekrut...

aplikasi | 16:24 WIB

Ibu Virgoun Ngaku Selalu Cuma Dapat HP Bekas dari Inara Rusli...

aplikasi | 15:06 WIB

Atta Halilintar Ngamuk Anaknya Disebut Down Syndrome oleh Netizen...

aplikasi | 15:02 WIB
Tampilkan lebih banyak