Selasa, 02 Mei 2023 | 15:42 WIB

Efek Data Pernah Bocor, Samsung Haramkan Karyawannya Pakai ChatGPT

Cesar Uji Tawakal
Logo Samsung. (Samsung Newsroom)
Logo Samsung. (Samsung Newsroom)

Tech.hitekno.com - Samsung telah melarang penggunaannya pada alat generatif AI internal setelah karyawan secara tidak sengaja membocorkan data sensitif ke ChatGPT. Raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut mengambil tindakan setelah menemukan bahwa stafnya mengunggah kode sumber internal ke platform AI tersebut.

Dilansir dari Android Authority, Samsung dikabarkan mengirim memo yang melarang penggunaan ChatGPT ke salah satu divisi terbesarnya. Dokumen perusahaan internal yang ditinjau oleh Bloomberg menyatakan bahwa Samsung khawatir tentang bagaimana layanan AI seperti ChatGPT dan Google Bard menyimpan data pengguna.

Perusahaan juga mencatat bahwa informasi yang diberikan ke platform AI disimpan pada server eksternal, sehingga sulit untuk mengambil dan menghapusnya, dan sebagai akibatnya, informasi tersebut dapat diungkapkan kepada pengguna lain.

Baca Juga: 13 Kode Redeem FF 2 Mei 2023 Paling Baru, Langsung Klaim dan Dapatkan Hadiahnya

“Minat pada platform AI generatif seperti ChatGPT telah tumbuh secara internal dan eksternal,” kata Samsung kepada karyawannya.

“Meskipun minat ini difokuskan pada kegunaan dan efisiensi platform ini, ada juga kekhawatiran yang meningkat tentang risiko keamanan yang ditimbulkan oleh AI generatif,” kata perusahaan tersebut.

Menurut kebijakan baru Samsung, karyawannya dilarang menggunakan produk AI generatif pada ponsel, tablet, komputer, dan jaringan internal perusahaan.

Baca Juga: 5 Item Physical Attack Paling Ampuh di Mobile Legends 2023

Kebijakan ini, tentu saja, tidak mempengaruhi konsumen Samsung. Faktanya, BingAI yang didukung oleh ChatGPT sekarang menjadi bagian utama dari ponsel Samsung dengan integrasi keyboard SwiftKey.

Keyboard SwiftKey milik Microsoft sudah terpasang pada OneUI dan sekarang memiliki fitur BingAI yang baru.

“Kami meminta Anda patuh terhadap pedoman keamanan kami dan kegagalan untuk melakukannya dapat mengakibatkan pelanggaran atau pengorbanan informasi perusahaan yang mengakibatkan tindakan disiplin hingga dan termasuk pemutusan hubungan kerja,” kata Samsung kepada stafnya dalam memo.

Baca Juga: Render Samsung Galaxy Z Flip5 Akhirnya Terungkap, Bawa Desain Futuristik Begini

Lalu, Samsung menciptakan alat generatif AI sendiri? Laporan terbaru mengungkapkan bahwa Samsung sedang mengerjakan alat AI miliknya sendiri untuk menerjemahkan dan merangkum dokumen serta pengembangan perangkat lunak.

Dari penampilannya, alat ini bisa dibatasi untuk penggunaan internal perusahaan. Belum jelas apakah Samsung akan membawa produk AI generatif miliknya sendiri kepada konsumen. Tidak ada indikasi semacam itu dari perusahaan, setidaknya untuk saat ini.

Tag

Berita Terkait

Terpopuler

perangkat

Terkini

Load More
Ikuti Kami