Badai Belum Usai, Kini Giliran Spotify yang PHK Karyawan

Perusahaan aplikasi streaming musik ini menyusul jejak sejumlah perusahaan teknologi, seperti Google dan Microsoft.

Cesar Uji Tawakal
Rabu, 25 Januari 2023 | 18:32 WIB
Badai Belum Usai, Kini Giliran Spotify yang PHK Karyawan

Badai Belum Usai, Kini Giliran Spotify yang PHK Karyawan

hitekno.com - Sejumlah perusahaan teknologi telah mengumumkan PHK besar-besaran ke kiri dan ke kanan sebagai tanda bahwa perjuangan ekonomi tidak membaik.

Dilansir dari Android Central, yang terbaru untuk memangkas tenaga kerjanya adalah Spotify, yang mengumumkan minggu ini bahwa mereka mengurangi basis karyawannya sekitar 6%.

CEO Spotify, Daniel Ek, menulis dalam sebuah memo di situs web perusahaan bahwa Spotify perlu menjadi lebih efisien karena kecepatannya saat ini telah terbukti tidak berkelanjutan dalam iklim ekonomi saat ini.

Ek mengatakan dia mengambil "pertanggungjawaban penuh atas langkah yang membawa kami ke sini hari ini," menyatakan bahwa dia "terlalu ambisius dalam berinvestasi di depan pertumbuhan pendapatan kami."

Spotify mempekerjakan hampir 10.000 pekerja, yang berarti pengurangan itu akan membuat sekitar 600 karyawan kena PHK.

Ilustrasi Spotify. (Pixabay/StockSnap)

Ek mengatakan bahwa percakapan empat mata akan terjadi dengan karyawan yang terkena dampak dan bahwa mereka dapat mengharapkan tunjangan seperti rata-rata lima bulan uang pesangon, perawatan kesehatan, dukungan imigrasi, dan banyak lagi.

"Dan sementara saya percaya keputusan ini tepat untuk Spotify, saya mengerti bahwa dengan fokus historis kami pada pertumbuhan, banyak dari Anda akan melihat ini sebagai pergeseran dalam budaya kami," tulis Ek.

"Tetapi ketika kami berkembang dan tumbuh sebagai bisnis, begitu juga cara kami bekerja sambil tetap setia pada nilai-nilai inti kami."

Akibatnya, Spotify juga merestrukturisasi bisnisnya dengan cara yang dapat membantu menjalankan sesuatu dengan lebih efisien.

Pengumuman Spotify mengikuti serangkaian PHK dari perusahaan besar seperti Google, Microsoft, Amazon, Meta, dan banyak lagi.

Baca Juga: Memonopoli Iklan Digital, Google Digugat di Amerika Serikat

Masing-masing perusahaan ini telah mengumumkan PHK sekitar 10.000 karyawan atau lebih, dengan jumlah Amazon mencapai hampir 20.000.

×
Zoomed
TERKINI

Ukuran Chrome di ponsel Anda makin bengkak dari waktu ke waktu? Simak dulu tips berikut agar ukuran tak lekas mekar....

aplikasi | 15:55 WIB

Siapa Richard Theodore? Ini Profil dan Biodata TikToker Tuduh Pemilik Warung NTT Pembohong...

aplikasi | 13:11 WIB

Pep Guardiola Terpesona dengan Talenta Pemain Indonesia Ini, Ngotot Segera Rekrut...

aplikasi | 16:24 WIB

Ibu Virgoun Ngaku Selalu Cuma Dapat HP Bekas dari Inara Rusli...

aplikasi | 15:06 WIB

Atta Halilintar Ngamuk Anaknya Disebut Down Syndrome oleh Netizen...

aplikasi | 15:02 WIB
Tampilkan lebih banyak